Kemunculan marketplace sebagai media untuk jualan saat ini memberi warna baru dalam sistem perdagangan dan perkembangan internet marketing. Saya pikir ini sangat membantu para UKM dan pedagang dalam memasarkan produk dan karyanya. Salah satu kelebihan marketplace adalah selain gratis dan bebas jual apapun juga tidak perlu melakukan promosi ataupun optimasi, karena hal tersebut sudah dilakukan oleh pihak marketplace.

Cara Meningkatkan Penjualan di Shopee

Begitupun dengan Shopee, sudah tahu tentang Shopee kan? jika belum tahu, silakan di search di Mba Google yah, jika sudah next kita lanjutkan !

Walaupun Shopee ini terbilang marketplace baru, tapi eksistensinya di jagat online tidak kalah pamor dengan pendahulunya dan sudah berhasil menarik minat pecandu belanja online.

Di Shopee sudah banyak sekali seller yang bergabung dengan ratusan ribu produk atau mungkin lebih dari itu, sehingga persainganpun cukup ketat karena tidak hanya penjual ecer saja tetapi para juragan besarpun turut membuka lapak mereka disitu, dan yang paling miris adalah mereka kerap mematikan penjual kecil dengan mematok harga sangat murah bahkan hanya markup dibawah 10% pun jadi demi terjual banyak. Maka inilah tantangannya!

Namun, Sobat Ainoru tidak usah khawatir akan hal itu, jualan itu menarik karena ada seni-nya karena ada tekhniknya. ^_^

Disini saya akan memberikan sebuah tekhnik atau tips keren dimana Sobat dapat mengungguli dan bisa bersaing sehat ditengah ketatnya persaingan shopee, ini saya rangkum berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya selama berjualan di shopee hingga saat ini.

Seblum melakukan optimasi, terlebih dahulu Sobat harus melalukan Riset Produk. Langkah ini dilakukan untuk mencari tahu seberapa banyak produk yang sama dengan yang akan sobat jual dan seberapa tinggi persaingannya. Ini penting karena untuk dijadikan data acuan kita dalam optimasi. Silakan ketikkan nama produk yang sobat jual pada kolom search produk, gunakan keyword utama dan keyword turunan. Misal, Cream Temulawak (keyword utama), Cream Temulawak Asli, Cream Temulawak Ori (keyword turunan) maka nanti nanti akan muncul produk yang sesuai kata kunci tersebut dari beberapa seller.

Seperti biasa abaikan yang ada dibaris pertama, produk yang muncul secara otomatis masuk kategori terkait atau sesuai kata kunci yang Sobat ketikan dan itulah daftar pesaing Sobat tapi belum cukup sampai disitu. Silakan sobat klik tab “terlaris” yang ada disampingnya. Itulah kompetitor yang sesunggunya. Kategori terlaris mencakup produk dengan penjualan terbanyak dan termurah. Sobat tidak usah khawatir jika dirasa pada kategori terlaris Sobat tidak bisa bersaing karena harga yang jauh lebih murah, paling tidak Sobat masih bisa jadi nomer 1 di pencarian berdasarkan keyword. Namanya jualan kita berhusnudzon saja karena setiap orang mungkin belum tahu atau tidak kepikiran untuk nge-klik kategori “terlaris” 😀 oke next langsung ke inti ya..

#1 Gunakan Title Yang Menarik & Mengandung Kata Kunci

Title atau judul ini sangat penting sekali karena ketika seseorang menemukan sebuah produk maka title lah yang pertama kali ia baca, jadi Sobat harus menggunakan judul semenarik mungkin dan tentu saja usahakan mengandung keyword agar produk sobat bisa bersaing dalam pencarian. Lalu bagaimana cara membuat judul yang menarik? Berikut komposisi yang bisa Sobat terapakan :
Nama produk (keyword utama) + Merk/Jenis + Keterangan
Contoh:
Cream Temulawak >> Cream Temulawak Widya Original 25gr
Oppo F3 >> Smartphone Oppo F3 Full Set Garansi 1 Tahun

#2 Isi Deskripsi Produk Dengan Lengkap Dan Jelas

Seringkali saya menemukan postingan-postingan produk yang hanya judul dan gambar saja tanpa adanya deskripsi atau ada juga yang hanya menyisipkan 2 hingga 3 kata saja. Padahal pihak marketplace sendiri sudah menyiapkan space yang lebih untuk deskripsi ini. Sobat bisa nilai sendiri bagaimana sekiranya sobat mau belanja produk di marketplace lalu searching-searching ketemu satu produk dengan gambar oke tapi pas diklik eh deskripsinya kosong, bagaimana kira-kira penilaian sobat? saya berani bertaruh 80% sobat mulai ragu untuk atc (add to cart) produk tersebut. Lhaa kenapa? yaps.. produk tersebut jadi tidak meyakinkan, kurang trusted terlebih itu adalah toko yang baru yang belum punya rating. Sehingga mengisi kolom deskripsi menjadi sangat penting, dan jika mau lebih mantap lagi Sobat bisa menggunakan copywriting dalam penulisannya sehingga lebih menarik.

Tidak lupa juga, Gunakan Hastag ( # ) di pada setiap bagian akhir deskripsi produk. Untuk apa fungsinya? Untuk memudahkan dan menangkap crawling pencarian terhadap kata kunci dari produk Sobat.

#3 Gunakan Foto Produk Yang Bagus Dan Beda

Tak bisa dipungkiri, kini marketplace sudah penuh sesak bertabur seller. Barbaur antara Supplier, Reseller dan Dropshipper. Penggunaan foto produkpun kadang sama karena sumbernya ya dari situ juga, kalau ngga ngambil dari yang posting duluan berarti dari google ^_^. Jarang sekali menggunakan foto sendiri untuk produk yang sama. Dan inilah salah satu peluang Sobat untuk tampil lebih beda dari mereka. Gunakan foto produk yang unik, beda, high quality (tidak pecah), pakai background yang bagus dan angle yang menarik, Sobat juga dapat menambahkan watermark pada foto produk sobat sebagai identitas brand toko sobat.

#4 Lakukan Dan Ikuti PROMO

Salah satu strategi marketing untuk menarik calon pembeli adalah Promo. Shopee sendiri telah menyediakan fitur tersebut yang bisa digunakan oleh setiap seller untuk meningkatkan penjualannya.

Promo Di Shopee

 

Fitur Promo Shopee ini ada 4 macam, ada promo toko yang sifatnya gratis dan promo ads yang berbayar. Jika Sobat memiliki budget besar dan mau lebih unggul dalam menjangkau prosfek Sobat maka silakan gunakan fitur ads.

Baca Selengkapnya : 4 Macam Fitur Promo Shopee Untuk Meningkatkan Penjualan

#5 Lakukan Push Produk Secara Berkala

Dari beberapa marketplace yang ada, hanya beberapa yang menyediakan fitur push / sundul produk. Dan Shopee adalah salah satunya yang menyediakan fitur ajaib tersebut disamping itu gratis pula. Saya sebut fitur ajaib, karena memang inilah fitur dimana produk yang kita push bisa berada di halaman bahkan urutan pertama pencarian catalog Shopee. Dan ini juga senjata andalan saya waktu closing pertama dan closing-closing selanjutnya. Walau begitu ada beberapa hal yang perlu sobat ketahui tentang fitur tersebut:

  • Fitur push produk akan menampilkan produk maksimal pada baris kedua catalog Shopee.
  • Fitur Push produk hanya ada dibagian pencarian berdasarkan (produk terkait) atau kata kunci saja.
  • Fitur Push produk hanya berlaku untuk 5 produk saja selama 5 jam, setelah itu maka Sobat baru bisa melakukannya kembali.
  • Karena fitur push produk ini gratis maka kemungkinan mayoritas seller sudah mengetahuinya, jadi menggunakan fitur ini pun tidak menjamin bisa ada dihalaman pertama karena produk sejenis akan bersaing.

Walaupun begitu, Sobat tidak usah khawatir. Dari pengamatan saya, sebagian besar memang sudah mengetahui fitur push produk ini, tapi hanya sedikit saja yang konsisten melakukannya, kenapa? karena memang membosankan ^_^ tapi itulah celah yang bisa kita maksimalkan.

#6 Minta Konsumen Untuk Memberikan Review

Jika Sobat sudah mendapatkan pembeli dan closing, jangan lupa minta reviewnya atas produk yang dibeli. Manfaatnya selain nanti produk Sobat akan direkomendasikan juga akan menambah trust kepada calon pembeli sehingga lebih yakin. Kalau yang saya baca dari Bukunya Kang Dewa Eka Prayoga; Orang akan membeli sesuatu, salah satunya dari referensi orang lain. Maka dari itu review itu sangat penting. Saran Saya, Sobat sebisa mungkin memberikan pelayanan yang terbaik, ramah dan fastrespon sehingga nanti reviewnyapun bagus.

Pentingnya Review Produk

#7 Lengkapi Toko Dengan Banner

Sebenarnya tidak terlalu siginifikan pengaruhnya, tetapi alangkah baiknya hal kecil juga dilakukan. Karena hal besar diawali dari yang kecil. Selain untuk menambah trust kepada calon pembeli, Banner Toko ini juga menjadikan Toko Sobat lebih menarik dan kece serta profesional. Sobat bisa menambahkan beberapa banner toko. Isinya bisa pengenalan toko, produk yang dijual, testimoni dan lain sebagainya.

Itulah beberapa point yang saya gunakan selama berjualan di Shopee dan hasilnya Alhamdulillah luar biasa dan kunci utamanya adalah konsisten. Karena sehebat apapun strateginya tidak akan berarti apa-apa jika action nya malas malasan.

Sobat boleh meninggalkan jejak komen dibawah jika ada hal yang tidak dimengerti atau mau menambahkan. Saya rasa ini masih banyak yang kurang dan lagi setiap setiap orang akan punya pengalaman yang berbeda. Selamat berjualan !

Salam Keren

13 COMMENTS

    • Untuk banner biasanya kita buat sendiri mas, promo apa yang sedang diadakan di toko kita, maka bisa di up di banner toko.. karena untuk shopee sendiri tidak menyediakannya.

      terimakasih..semoga bermanfaat.

  1. Cara menambah banner nya itu dengan seperti post produk seperti biasanya? Atau ada cara yg lain?
    Terimakasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here